Kami bukanlah anak siapa. Hanya anak seorang Kepala Stasiun yang menghabiskan waktu dalam tugasnya selama 24 jam, untuk mengatur perjalanan kereta api. Papa kami bukan apa-apa, selain tekun berdoa, memohon kepada Rabb.., agar ia mampu membesarkan anaknya menjadi manusia yang berilmu, beriman dan beramal shaleh. Beliau tidak meninggalkan apa-apa, selain warisan hati nurani.
Minggu, 11 November 2007
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

0 komentar:
Poskan Komentar